Filosofi pancasila
DISUSUN OLEH :
Eka Inda Sari ( 2020.01.061 )
Misbahul Jannah ( 2020.01.114 )
Muallimin (2020.01.115 )
Muslihan ( 2020.01.121 )
Nurul Hasanah ( 2020.01.126 )
Taslimah ( 2020.01.143 )
MATA KULIAH : PANCASILA
DOSEN PENGAMPU : FERRY HERYADI, M.Pd.
Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas segala limpahan ramhat, nikmat, serta karunia-Nya yang tak ternilai dan tak dapat dihitung, sehingga kami bisa menyusun dan menyelesaikan makala ini. Makala yang berjudul “filososfi pancasila” ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah pancasila.
Adapun penyusunan makala ini kiranya masih jauh dari kata sempurna, untuk itu kami menghaturkan permohonan maaf apabila terdapat kesalahan dalam makala ini. Kami pun berharap pembaca makala ini dapat memberikan kritik dan sarannya kepada kami agar dikemudian hari kami bisa membuat makala yang lebih baik lagi.
Indralaya, oktober 2020
Tim Penyusun
FILOSOFI PANCASILA
Secara etimologis istilah filsafat berasal dari bahasa yunani “philein” yang artinya “cinta” dan “shopos” yang artinya “kebijaksanaan”. Jadi istilah filsafat mengandung makna cinta kebijaksanaan. Sedangkan pancasila adalah pilar ideologis Negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa sanskerta, yaitu panca yang berarti lima, dan sila yang berarti prinsip. Filsafat pancasila adalah penggunaan nilai-nilai pancasila sebagai dasar Negara. Filsafat pancasila mempunyai fungsi sebagai pedoman dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai pancasila sebagai dasar Negara
Nilai-nilai pancasila terkandung dalam pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan sebagai pokok kaidah Negara. Adapun pembukaan UUD 1945 yang didalamnya memuat nila-niai pancasila mengandung empat pokok pikiran
Pokok pikiran pertama menyatakan bahwa, Negara Indonesia adalah Negara persatuan, yaitu Negara yang melindungi segenap bangsa, mengatasi segala paham golongan maupun perseorangan. Hal ini merupakan penjabaran sila ketiga.
Pokok pikiran kedua menyatakan bahwa, Negara hendak mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dalam hal ini Negara berkewajiban mewujudkan kesejahteraan umum bagi seluruh warga Negara. Mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Pokok pikiran ini sebagai penjabaran sila kelima.
Pokok pikiran ketiga menyatakan bahwa, Negara berkedaulatan rakyat. Berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan. Hal ini menunjuk kan bahwa Negara Indonesia adalah Negara demokrasi. Yaitu kedaulatan ditangan rakyat. Hal ini penjabaran sila keempat.
Pokok pikiran keempat menyatakan bahwa, Negara berdasarkan atas ketuhanan yang maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Hal ini mengandung arti bahwa Negara Indonesia menjunjung tinggi keberadaban semua agama dalam pergaulan hidup Negara. Hal ini merupakan penjabaran sila pertama dan kedua.
Contoh perilaku yang mencerminkan nila-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari
Gotong royong
Percaya dan taqwa kepada Tuhan
Tidak membeda-bedakan manusia berdasarkan suku, agama, warna kulit, tingkat ekonomi, tingkat pendidikan
Cinta tanah air
Selalu mengedepankan musyawarah
Menghargai hasil karya orang lain
Kesatuan sila-sila pancasila sebagai suatu sistem filsafat
Dasar ontologis sila-sila pancasila
Pancasila yang terdiri dari lima sila, setiap sila bukanlah merupakan asas yang beridiri sendiri-sendiri melainkan memiliki satu kesatuan dasar ontologis. Dasar ontologis pancasila adalah manusia, yang memiliki hakikat mutlak monopluraris.
Dasar epistemologis sila-sila pancasila
Pancasila sebagai suatu sistem filsafat pada hakikatnya juga merupakan suatu sistem pengetahuan. Dalam kehidupan sehari-hari pancasila merupakan pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.
Dasar aksilogis sila-sila pancasila
Sila-sila pancasila sebagai suatu sistem filsafat juga memiliki satu kesatuan dasar aksiologisnya, yaitu bagaimana manusia menggunakan nilai-niai yang terkadung dalam pancasila.
DAFTAR PUSTAKA
Kaelan, Zubaidi, Achmad. 2010. Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta Paradigma
https://id.wikipedia.org/wiki/Filsafat_Pancasila
Komentar
Posting Komentar